Jatuh cinta... Hmm..siapa juga yang tidak tau sensasi asam manis satu itu. Tapi taukah kamu apa yang terjadi dengan tubuh kita sebenarnya ketika kita jatuh cinta? Lets check it!!
Otak kita bekerja bagaikan komputer yang menyajikan sejumlah data dan mencocokkannya dengan sejumlah data yang pernah terekam sebelumnya. Ia mencari apa yang membuat pesona itu muncul ketika kita melihat si “dia”.
Kemudian munculah hormon Phenylethylamine (PEA) yang diproduksi otak. Inilah sebabnya ketika terkesan oleh seseorang, secara otomatis senyum pun tersungging di bibir. Secara spontan, pabrik PEA pun aktif bekerja. Hormon Dopamine dan Norepinephrine yang terdapat dalam darah manusia pun ikut bereaksi. Itu yang menyebabkan jantung berdegup kencang, sebab Dopamine dan Norepinephrine memproduksi adrenalin atau hormon ketegangan.
Selain hal tersebut diatas ada hal lain yang mempengaruhinya. Feromon merupakan suatu substansi kimia yang disekresikan oleh kelenjar endokrin dan digunakan oleh mahluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Senyawa feromon pada manusia terutama dihasilkan oleh kalenjar endokrin pada ketiak, wajah (pada telinga, hidung, dan mulut), kulit, dan kemaluan dan akan aktif apabila yang bersangkutan telah cukup umur (baligh).
Jadi itulah yang membuat kita dag dig dug saat melihatnya. Sudah cukup jelas bukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar